Psycho Avatar

Posted At Tuesday, December 18, 2007

Resensi Baru

Ada 3 resensi terbaru di KataPengantar, ketiganya merupakan buah tangan Oci. Jadi malu sendiri, tadinya KataPengantar merupakan project pribadi untuk sharing atau resensi buku-buku yang pernah saya baca. Akan tetapi, beberapa buku sudah saya selesaikan, tapi resensinya tertunda terus. Dari 7 buku yang ada di KataPengantar, baru satu buku yang merupakan kontribusi saya, sisanya hasil kerja Oci. Malu…

Cukup menarik perhatian saya adalah resensi buku Birunya Langit Cinta karya Azzura Dayana. Barangkali karena ‘kedekatan’ peristiwa yang diceritakan di resensi tersebut. Cerita tentang kisah cinta aktivis dakwah. Ah, mereka juga manusia kan? Dan bagi saya, kisah-kisah cinta aktivis dakwah sangat menarik untuk diikuti. Adakalanya kisah cinta mereka melebihi serunya cerita di sinetron-sinetron. Saya jadi penasaran juga dengan keseluruhan buku ini.

Dua buku lainnya adalah The Story of Jomblo yang merupakan kumpulan cerpen dari Asma Nadia dan kawan-kawan, serta Novel Pergilah ke Mana Hati Membawamu karya Sussana Tamaro. Saya juga belum membaca buku-buku tersebut. Di kamar saya masih setumpuk buku yang menunggu diselesaikan. Kalau sedang mood, bisa 2 buku dalam 1 minggu saya selesaikan, kalau sedang tidak mood, bisa tidak satu pun buku yang tamat dalam 1 bulan. Lagi kurang motivasi niiihh…:p

C 1 H3 U L 4 17 6. 181207. 02.30

Labels:

Posted At Thursday, November 01, 2007

Tambah Katalog

Setidaknya ada 7 buku baru yang masuk ke dalam katalog perpustakaan pribadi saya dalam 2 minggu terakhir ini. Belum termasuk beberapa tabloid, majalah, suplemen dan booklet. Beberapa ada yang saya dapatkan secara gratisan, selebihnya beli. Ke tujuh buku tersebut adalah :

40 Days in Europe (Maulana M. Syuhada, Novel, Indonesia, Non-Fiksi, Bentang)
Pembawa Kabar dari Andalusia (Ali Al Ghareem, Novel, Terjemahan, Adaptasi Sejarah, Syaamil)
Life of Pi (Yann Martel, Novel, Terjemahan, Kisah Nyata, Gramedia Pustaka Utama)
Humor Cerdas ala Orang-orang Cerdik (Ibnu Al-Jauzi, Kumpulan Kisah, Terjemahan, Qisthi Press)
Night of Chaos (Jofry HS, Novel, Terjemahan, Science Fiction, Sheila/Andi)
Alam Pikiran Yunani (Mohammad Hatta, Filsafat, Indonesia, Non-Fiksi, UI Press)
Ilmu, Filsafat dan Agama (Endang Saifudin Anshari, Filsafat, Indonesia, Non-Fiksi, Bina Ilmu)


Dua buku terakhir saya beli karena nama penulisnya yang sudah cukup dikenal, namun saya belum pernah membaca karya-karya mereka. Mohammad Hatta, siapa yang tak kenal beliau? Wakil Presiden RI Pertama, terkejut juga saya ketika mendapati buku tersebut. Sementara Endang Saifudin Anshari merupakan salah seorang ulama periode 70-80an yang cukup dikenal di Bandung. Selain itu, beliau juga pernah menjadi pembina dan merupakan produk asli Masjid Salman. Menariknya, buku tersebut dipersembahkan kepada 2 tokoh Islam lainnya, M.Natsir dan M. Rasjidi. Barangkali, selain karena kedua tokoh tersebut merupakan guru dan sahabat baliau, juga dikarenakan perjuangan mereka dalam menghalau gelombang liberisme dan sekularisme di Indonesia. Seperti yang kita tahu, liberalisme dan sekularisme merupakan produk dari filsafat.

Selain itu, saya sendiri sedang mencoba ‘memasuki’ ranah filsafat. Bidang ilmu yang, katanya, membingungkan dan memusingkan. Padahal, filsafat sendiri sesungguhnya merupakan pondasi dari ilmu pengetahuan yang berkembang hingga saat ini. Konon, jika tidak hati-hati, mempelajari filsafat bisa menyebabkan seseorang menjadi murtad dari agamanya. Yah, itulah kesan yang saya dapatkan mengenai filsafat. Makanya, saya cukup penasaran juga, dan kalau suatu saat mendapati saya ngaku-ngaku jadi Nabi, salahkan saja buku-buku filsafat ya? Hehe. Takdir Allah mempertemukan saya dengan buku ‘Ilmu, Filsafat dan Agama‘ di toko buku BBC (Bandung Book Corner). Selain hanya satu-satunya yang saya temui, harganya pun terbilang murah Rp. 17.500, itu belum di diskon 20%. Buku Mohammad Hatta pun hanya Rp. 12.000, belum termasuk diskonnya juga 20%.

40 Days in Europe‘ saya beli karena…ya itu, saya terobsesi mengelilingi dunia, dan Eropa adalah salah satunya. Melihat judulnya saja sudah cukup membuat saya tidak berfikir 2 kali apalagi berkali-kali membelinya. Sayangnya, buku ini tidak sesuai dengan harapan saya, tapi cukup membuat obsesi saya semakin bertambah dan membuat saya semakin ‘gila’ gara-gara berimajinasi (atau lebih tepatnya berkhayal) berkeliling Eropa. Resensi buku ini sedang saya kerjakan, mudah-mudahan bisa selesai secepatnya dan rasa malas tidak menguasai diri saya lagi.

‘Life of Pi’, buku yang sudah cukup lama masuk dalam list saya, tapi selalu bergeser semakin ke bawah gara-gara buku lain yang saya rasa lebih menarik. Selain itu, saya cukup ragu juga apakah buku tersebut ‘pantas’ dibeli atau tidak. Nyatanya, buku tersebut memang tidak pantas dibeli, karena ternyata saya mendapatkan buku tersebut gratis. Heuheuheu. Adalah Oci yang menghadiahkan buku tersebut kepada saya, katanya sebagai kado ulang tahun buat saya, dan entah atlas siapa yang dirobek-robek untuk dijadikan bungkus kado tersebut, yang jelas kertas kadonya bergambar peta dunia. Yah, Oci memang paling tahu obsesi saya keliling dunia. Buat Oci, hanya saran, lain kali sekalian beliin tiket pesawatnya ya? :p Buku ini masih dibaca dan sepertinya hanya membutuhkan waktu 1 - 2 jam lagi untuk menyelesaikannya.

Pembawa Kabar dari Andalusia‘ dan ‘Night of Chaos‘ adalah buku-buku yang saya beli secara gambling, soalnya saya jarang melihat buku-buku tersebut. ‘Pembawa Kabar dari Andalusia’ hanya satu-satunya di SMM DT. Sialnya, setelah saya membeli buku tersebut, saya mendapati buku itu bertumpuk-tumpuk di BBC. Sementara ‘Night of Chaos‘ sepertinya menarik karena berhubungan dengan dunia IT atau kriptografi.

Lalu kenapa saya membali buku ‘Humor Cerdas ala Orang-orang Cerdik‘? Gara-garanya di halaman belakang ada tulisan ini nih…

“Dalam sebuah khutbahnya, Nabi Sulaiman berkata, ‘Salah seorang dari kalian telah mencuri angsa tetangganya. Kemudian, ia masuk ke dalam masjid ini dengan bulu angsa di atas kepalanya.’ Dan tanpa sadar, si pencuri pun meraba-raba kepalanya. Maka, Nabi Sulaiman pun berkata, ‘Dialah pencurinya, tangkap dia!’”

Huehehe. Saya senyum-senyum sendiri membacanya. Dan saya tidak berfikir lagi untuk membelinya.

Saya kadang merasa tidak memiliki alasan apa pun setiap membeli buku. Satu-satunya alasan adalah karena saya ingin membeli saja. Tidak peduli apakah buku tersebut bagus atau tidak. Dan rasanya sulit sekali dikendalikan. Satu-satunya yang bisa mengendalikan saya adalah…kalau tidak punya uang. Barangkali kalau ada kredit buku yang bisa dibayarkan selama 10 tahun, saya akan mengambilnya juga. Bayangkan saja, buku seharga 60 ribu dicicil selama 120 bulan, itu artinya 500 rupiah per bulan, apa tidak murah meriah namanya? Hmm, tapi, kalau dijadikan bisnis, bagus nggak ya? Pantas dicoba nih. Tapi jangka waktunya tidak lebih dari 1 tahun pastinya. Eh, kalau dihitung-hitung, kalau buku saya diuangkan, sepertinya sudah cukup buat modal nikah atau dijadikan mas kawin sekalian. Sayangnya, KUA belum tentu mau dibayar pakai buku, dan aneh juga kalau pas ijab kabul nanti isinya…”Saya terima nikahnya Si Eneng binti Bapaknya dengan mas kawin selemari buku di kamar saya, tunai!“. Hehehe.

S 3 K 3 L 0 4. 011107. 19.30

Labels:

Posted At Tuesday, August 07, 2007

Semakin Berantakan
Dari acara Pameran Buku IKAPI 2007, Landmark Braga, Bandung yang berlangsung dari tanggal 1-7 Agustus 2007, saya menambah lagi daftar buku di kamar saya. Maka, semakin berantakan saja kamar saya. Aneh, saya paling tidak bisa lihat harga buku murah. Padahal, masih bertumpuk buku-buku di kamar saya yang belum selesai dibaca. Musashi, sudah hampir 2 bulan lebih mentok di 1/3 halaman, dan beberapa buku lagi yang masih 'mengambang'.

Di pameran yang sekarang, saya sebetulnya hunting buku-buku karangan HAMKA dan M.Natsir. Mengherankan buat saya ketika melihat bahwa ternyata tidak satu pun penerbit-penerbit sekarang yang tertarik mencetak lagi karya-karya mereka. Jadilah buku-buku mereka sulit didapatkan alias barang langka.

Tidak seperti biasanya, kali ini saya ragu-ragu juga untuk membeli buku-buku tersebut. Saya sampai berputar-putar sebanyak 4 putaran...pyuuhh. Akhirnya, saya memutuskan untuk membeli beberapa buku lagi.

Tiga buah buku yang saya dapatkan hanya dengan harga Rp. 10.000, memang bukan buku-buku best seller, tapi lumayan untuk menambah referensi. Buku-buku tersebut adalah Tragedi & Komedi (Ayub Yahya), Umar Kayam : Karya dan Dunianya (B. Rahmanto) dan Dunia yang Berlari : Mencari "Tuhan-tuhan" Digital (Yasraf Amir Piliang). Ketiganya dari penerbit Grasindo. Buku terakhir memang sudah acak-acakan, tapi lumayan untuk jadi bahan bacaan.

Satu buku dari penerbit Gema Insani Press. Wajah Peradaban Barat : Dari Hegemoni Kristen ke Dominasi Sekular Liberal (Adian Husaini). Buku yang mendapatkan penghargaan ketika acara Islamic Book Fair Jakarta 2007, beberapa bulan yang lalu. Buku yang menarik. Awalnya saya membaca buku ini di perpustakaan Salman ITB. Sudah baca sampai setengah buku, tapi tidak pernah diselesaikan. Oleh sebab itu, saya membeli buku ini. Sebuah usaha yang sangat baik dari Adian Husaini dalam menjawab permasalahan ghazwul fikr. Mumpung dapat diskon 40%, saya beli saja.

Tarik menarik terjadi ketika akan membali buku terakhir. Biografi Abu Bakar ash-Shiddiq (Dr. Muhammad Husain Haikal), terbitan Qisthi Press. Salah satu dari 4 buku biografi Khulafaur Rasyidin karangan Dr. Muhammad Husain Haikal. Saya sempat bingung ketika memilih antara buku tersebut dengan buku Fatwa-fatwa Kontemporer (Yusuf Qaradhawi) dan sebuah buku tentang sejarah Rasulullah. Namun, setelah dipikir-pikir...sudah 2 buku yang saya baca tentang sejarah Rasulullah, meskipun banyak lupanya. Saya juga sedang malas membaca buku-buku tentang perdebatan soal fikih. Maka, pilihan jatuh pada buku Biografi Abu Bakar. Saya sampai bolak-balik di antara 2 stand yang memajang buku-buku tersebut. Dari ujung ke ujung pula.

Sebuah buku lagi yang menambah berantakan kamar saya. Menjadi Manusia Haji (Ali Syariati), penerbit Jalasutra. Kalau ini sih jauh-jauh hari saya dapatkan, tidak pada saat pameran tersebut. Penasaran dengan pemikiran-pemikiran Ali Syariati. Sayang sekali, beliau kadung dicap Syiah, sebuah 'aliran' dalam Islam yang perlu pengkajian lebih dalam sebelum memberikan cap 'sesat'. Sebab pada mulanya, syiah adalah golongan yang berpihak pada 'Ali, bukan aliran. Awalnya, saya pun menghindarinya, namun setelah baca beberapa tulisan dan buku tersebut, pemikirannya cenderung netral. Dalam arti, beliau tidak mempermasalahkan hal-hal yang terkait soal fikih, tapi lebih banyak membahas persoalan akhlak dan filosofi Islam.

Terakhir, 2 buah tabloid PCPlus dan 4 buah tabloid Info Komputer yang saya dapatkan seluruhnya dengan harga Rp. 30.000. Lumayan, Info Komputer aslinya Rp. 40.000/edisi. Kali ini, tidak ada novel atau kumpulan cerpen, karena teringat masih ada Musashi yang belum selesai, Zahir (Paulo Coelho) yang belum dibaca sekalipun, 3 buah buku dari Tetralogi Klan Otori yang tersebar di teman-teman saya dan Pohon Tumbuh Tidak Tergesa-gesa (Yus R. Ismail) yang tinggal beberapa judul lagi.

C1h3ul417g. 070807. 20.36

Labels:

Posted At Saturday, July 21, 2007

Peliharaan Baru
Tambah lagi 'peliharaan' baru. Goodreads menawarkan sesuatu yang menarik bagi para pembaca dan pecinta buku. Bergabung sebagai member goodreads menjadikan kita dapat mengetahui buku-buku apa saja yang sedang, pernah dan akan di baca oleh teman-teman kita. Sebetulnya tidak berbeda jauh dengan Friendster, hanya lebih difokuskan untuk orang-orang yang tertarik terhadap buku. Pun kita dapat membaca review teman-teman kita terhadap buku-buku yang dibacanya, sekaligus bisa mendiskusikannya, dengan meninggalkan comment tentunya.

Saya pun belum lama bergabung, lihat saja profile saya di Goodreads untuk mengetahui buku apa saja yang sedang saya baca, yang sudah saya baca, yang akan saya baca dan yang saya miliki. Saya sengaja tidak memberikan review di goodreads, kan ada katapengantar...jadi tidak mungkin saya abaikan. Atau...saya tulis dua-duanya aja kali ya?

Dengan adanya Goodreads, sebetulnya memudahkan saya untuk share daftar buku yang saya miliki. Kalau teman-teman ada yang mau pinjam atau sekedar ingin tahu koleksi buku saya, tinggal lihat saja di sana. Gampang kan? Tentunya saat ini belum banyak...hanya yang saya ingat di kepala saja.

Ciheulang. 210707. 16:37

Labels: ,

Posted At Monday, May 07, 2007

Buku Baru dan Blog Baru
Dalam satu minggu terakhir, berbarengan dengan beberapa event yang ada di kota Bandung, saya 'berhasil' menambah tumpukan buku di kamar saya dan bikin kamar saya jadi semakin berantakan. Buku-buku tersebut antara lain :

1. Muqaddimah (Ibnu Khaldun)
2. Dari Gerakan Ke Negara (Anis Matta)
3. Pengantar Memahami Tafsir Al-Quran (Ibnu Taimiyah)
4. Makelar Dongeng Holocoust : Catatan Perjalanan dari Dalam Israel (Rakhmat Jaenal)
5. Membendung Liberalisme (Prof. K.H Ali Yafie dkk)
6. Filosofi Naif Kehidupan Dunia Cyber (Onno W. Purbo)
7. Islamia (Jurnal INSISTS)
8. Suara Hidayatullah (Tabloid)

Buku 1 dan 8 saya dapatkan di Salman. Setelah lama mencari buku 1, ternyata saya dapatnya nggak jauh-jauh. Sementara buku 8, sepertinya selanjutnya saya akan berlangganan. Setelah memiliki 2 edisi, saya merasa cukup puas dengan materi di dalamnya. Suara Hidayatullah merupakan tabloid keluaran Hidayatullah, seperti Risalah yang merupakan keluaran PERSIS.

Sementara itu buku 2, saya dapatkan sebagai fasilitas dari acara bedah buku yang bertajuk "Dari Gerakan ke Negara, Dari Bangku Kuliah ke Bangku Istana" yang diadakan oleh GAMAIS ITB. Covernya berbeda dengan versi aslinya, dimodifikasi sesuai tuntutan acara. Acara tersebut diisi oleh Anis Matta (Sekjen PKS) sebagai pembicara utama. Adhyaksa Dault (Menpora) yang direncanakan hadir, tidak datang karena menuruti perintah Presiden SBY untuk tidak meninggalkan kota Jakarta.

Sementara sisanya (buku 3,4,5,6 dan 7) saya beli di acara Islamic Book Fair (IBF)2007, yang kali ini diselenggarakan di Be Mall, bukan di Landmark Braga. Seingat saya, IBF yang diadakan di Jakarta 'isinya' lebih variatif. Meskipun mengusung nama islamic, tapi masih bisa ditemukan buku-buku yang bertema bukan Islam. Hal itu tidak terjadi di IBF Bandung. Bukunya 95% memang buku-buku islami. Hampir semua stand memajang buku yang sama, inilah yang saya sesali. Beberapa penerbit atau agen yang biasanya ikut serta, kali ini tidak saya temukan.

Namun, saya pun bisa berbahagia karena akhirnya bisa memiliki buku Filosofi Naif dan Jurnal Islamia. Filosofi Naif sudah ditarik dari peredaran, sementara Jurnal Islamia sulit didapatkan di Bandung. Tidak seperti buku-buku Pak Onno yang lainnya, sesuai judulnya, Filosofi Naif memang lebih filosofis.

Jurnal Islamia merupakan terbitan INSISTS (Institute for the Study of Islamic Tought and Civilization). Saya membelinya karena saya sedang concern terhadap permasalahan pemikiran dalam Islam. Selain itu juga sebagai upaya saya untuk membendung pemikiran-pemikiran dari JIL (Jaringan Islam Liberal). Meskipun saya masih cetek dalam hal ini, tapi membekali diri kan tidak ada salahnya. Bagi saya, JIL adalah parasit dalam tubuh Islam di Indonesia. Isi dari Islamia memang cukup 'berat', jarang didapatkan Hadits atau ayat-ayat Al-Quran, lebih dekat ke filsafat. Untuk melengkapi ketertarikan saya terhadap masalah JIL tersebut, saya membeli juga buku Membendung Liberalisme.

Selain buku baru, ada lagi yang baru, yaitu 2 blog yang rencananya akan saya kelola. Pertama adalah katapengantar.blogspot.com dan indoenglish.wordpress.com. Katapengantar adalah jawaban saya atas permintaan resensi buku-buku yang saya baca. Jadi, rencananya blog tersebut akan berisi review dari sebuah buku. Tentunya dengan cara dan gaya saya. Selain itu, saya mengajak juga Oci untuk menjadi kontributornya. Maka, jadilah sebuah 'project' antara saya dan Oci.

Indoenglish lebih merupakan keinginan saya untuk menghadirkan sebuah blog yang berisi tentang bagaimana belajar bahasa Inggris yang baik. Saya hanya sebagai editor dan penggagas saja, tulisan akan diisi oleh Nana, salah satu kenalan saya di dunia maya yang memang ahli dibidang itu. Inginnya saya sih menggunakan Bahasa Indonesia, tapi ternyata yang bersangkutan mengalami kesulitan. Jadi, saya bebaskan saja. Sebetulnya tujuan utamanya adalah agar saya bisa belajar bagaimana ber-English yang baik dari dia. Sebab English saya masih amburadul. Btw, Opie dan Salis, bersediakah menyumbang tulisan? Kok, perempuan semua yang diajak? Lha, mereka ahlinya kok! Kedepannya, saya berencana juga untuk membuat blog yang membahas tentang fotografi dan tutorial, karena belajar yang paling efektif sebetulnya adalah sambil mengajarkan juga. Bukan karena sok tahu, tapi lebih bersifat share (berbagi). Jadi, rajin-rajin saja berkunjung ke blog-blog tadi, insya Allah akan bermanfaat.

S 3 K 3 l 0 4. 070507. 22.12

Labels: ,

Copyright © 2006 Bom Bye
Design : Donny Reza